Pemantauan dan pengendalian udara dalam ruangan berbasis IoT dengan metode fuzzy logic
DOI:
https://doi.org/10.35313/jitel.v5.i2.2025.89-100Keywords:
kualitas udara dalam ruangan, gudang elektronik, Internet of Things, fuzzy logicAbstract
Kualitas udara dalam ruangan, khususnya di lingkungan gudang elektronik, sangat memengaruhi kesehatan pekerja dan keandalan peralatan yang disimpan. Ruangan tertutup dengan ventilasi terbatas berisiko mengalami akumulasi polutan seperti karbon monoksida (CO), partikulat halus (PM2.5), dan total senyawa organik volatil (TVOC), yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan serta kerusakan pada perangkat elektronik. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem pemantauan dan pengendalian kualitas udara berbasis Internet of Things (IoT) yang mengimplementasikan logika fuzzy sebagai metode pengambilan keputusan. Sistem memantau lima parameter lingkungan, yaitu suhu, kelembapan, CO, PM2.5, dan TVOC, yang dikirim secara real-time ke antarmuka web dan divisualisasikan dalam bentuk teks, grafik, indikator status, serta histori data. Logika fuzzy digunakan untuk mengolah tiga parameter utama (CO, PM2.5, dan TVOC) dengan dua output berupa kecepatan kipas (Berhenti, Sedang, Cepat) dan kategori kualitas udara (Baik, Kurang Sehat, Buruk). Hasil pengujian sistem yang dilakukan selama 2 jam di ruang teknisi Laboratorium Elektronika berukuran 12 meter persegi menunjukkan bahwa sistem mampu menurunkan kadar polutan dari kondisi buruk menjadi baik dalam waktu 1 jam 19 menit 38 detik saat terpapar asap rokok pertama kali. Secara keseluruhan, sistem ini menunjukkan potensi untuk menjaga kualitas udara di gudang elektronik agar tetap aman dan sehat.
References
[1] D. S. S. Sohilauw, M. F. Kaliky dan F. Tuharea, “Kualitas Fisik Dan Bakteriologi Udara Dalam Ruang Terhadap Gangguan Kesehatan Di Dinas Perpustakaan Dan Kearsipan Provinsi Maluku,” The Journal General Health and Pharmaceutical Sciences Research, vol. 1, pp. 89-94, 2023.
[2] World Health Organization, Air Quality Guidelines: Global Update 2005. Particulate matter, ozone, nitrogen dioxide and sulfur dioxide, WHO Regional Office for Europe: Copenhagen, 2005.
[3] W. C. Dewi, M. Raharjo dan N. E. Wahyuningsih, “Literatur Review: Hubungan Antara Kualitas Udara Ruang dengan Gangguan Kesehatan pada Pekerja,” An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat, vol. 8, no. 1, pp. 88-94, 2021.
[4] A. K. Putri, A. Prakasa dan M. A. Afandi, “Sistem Pemantau Densitas Debu Gudang Elektronik: Perancangan dan Analisanya,” Journal Of Telecommunication,Electronics, and Control Engineering(JTECE), vol. 03, pp. 83-88, 2021.
[5] S. Dev, “Corrosion in Electronic Devices and Sensors to Prevent Corrosion,” Journal of Engineering Research and Applications, vol. 4, no. 2, pp. 598-600, 2014.
[6] S. Vardoulakis, E. Giagloglou, S. Steinle, A. Davis, A. Sleeuwenhoek, K. S. Galea, K. Dixon dan . J. O. Crawford, “Indoor Exposure to Selected Air Pollutants in the Home Environtment: A Systematic Review,” International Journal of Environtmental Research and Public Health, vol. 17, pp. 1-24, 2020.
[7] R. Z. Shoma, S. Noertjahjono dan J. D. Irawan, “Penerapan Logika Fuzzy untuk Pengendalian Kualitas Udara pada Ruangan Smoking Area dengan Mikrokontroler,” JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), vol. 4, pp. 287-294, 2020.
[8] Q. Hidayati, F. Z. Rachman dan M. A. S. RImbawan, “Sistem Monitoring Kualitas Udara Berbasis Fuzzy Logic,” Seminar Nasional Terapan Riset Inovatif (SENTRINOV), vol. 6, pp. 260-267, 2020.
[9] H. Suryantoro dan M. Kusriyanto, “Sistem Monitoring Partikel (PM2.5) Air Purifier untuk Mengetahui Kualitas Udara Berbasis Sensor PMS5003 dan Arduino,” Indonesian Journal of Laboratory, pp. 88-96, 2023.
[10] D. H. Yunardi, A. Misbullah dan G. Gemilang, “Rancang Bangun Sistem Web Monitoring Kualitas Udara di Dalam Ruangan Menggunakan Logika Fuzzy,” Jurnal Pendidikan Teknologi informasi, vol. 7, pp. 25-34, 2023.
[11] A. A. K. Dwipangga, M. Abdillah, M. F. Apriansyah dan R. A. Saputra, “Implementasi Logika Fuzzy Mamdani untuk Monitoring Kualitas Udara Dalam Ruangan,” JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika), vol. 8, pp. 3967-3974, 2024.
[12] M. Hasanuddin dan H. , “Sistem Monitoring dan Deteksi Dini Pencemaran Udara Berbasis Internet of Things (IoT),” Journal of Computer System and Informatics (JoSYC), vol. 4, pp. 976-984, 2023.
[13] M. Kastina dan M. Silalahi, “Logika Fuzzy Metode Mamdani dalam Sistem Keputusan Fuzzy Produksi menggunakan Matlab,” Jurnal Ilmu Komputer, vol. 1, no. 2, pp. 171-181, 2016.
[14] A. J. Rindengan dan Y. A. Langi, Sistem Fuzzy, CV. Patra Media Grafindo Bandung, 2019.
[15] A. Setiawan, B. Yanto dan K. Yasdomi, Logika Fuzzy dengan Matlab, Bali: Jayapangus Press, 2018.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Clarissa Elvina Delinda, Dodi Budiman Margana, Indra Chandra Joseph Riadi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.












